hak

SEKILAS TENTANG MACAM-MACAM HAK

Keadilan menjadi salah satu tujuan hukum. Bahkan seringkali semboyan latin “Fiat Justitia Ruat coeleum” sering diucapkan oleh para penegak hukum. Keadilan menjadi hal yang terus menerus harus diperjuangkan. Jika berbicara tentang keadilan, tentu kita tidak akan lepas dari kata “HAK” yang menjadi salah satu alasan perlu ditegakkannya keadilan.

Hak sama sekali tidak bisa luput ketika kita memperbincangkan perihal keadilan. Dengan terlebih dahulu memahami hak, maka akan memudahkan kita untuk memahami lebih lanjut pada tataran selanjutnya mengapa hak menjadi salah satu inti penting dalam perbincangan-perbincangan tentang hukum, misalnya tentang apa itu hak hukum.

Tentu pengertian tentang hak adalah sangat luas sekali, namun bukan berarti tidak perlu dipahami. Black’s Law Dictionary (1990 : 1323 – 1324) membahas mengenai hak sebagai berikut : (more…)

Advertisements

KEWAJIBAN HUKUM NEGARA DALAM TEORI HUKUM HAM

Dalam teori hukum HAM terdapat 2 (dua) kewajiban hukum utama negara, yaitu :

1.  Primary Rules, yaitu the duty to abstain from infringing upon human rights.

Kewajiban ini berkenaan dengan kewajiban negara untuk tidak melakukan pelanggaran HAM baik melalui tindakan maupun pendiaman, termasuk menjamin pemenuhan secara aktif hak-hak tersebut. Kewajiban dalam primary rules masih diklasifikasikan lagi menjadi 3 (tiga) bentuk kewajiban, yaitu :

–  Kewajiban menghormati (to respect)

Kewajiban menghormati mengharuskan negara menahan diri untuk tidak campur tangan dalam dinikmatinya hak.

–  Kewajiban melindungi (to protect)

Kewajiban melindungi mengharuskan negara mencegah pelanggaran hak oleh pihak ketiga. (more…)

HAK MILIK ATAS TANAH MASA KERAJAAN DI NUSANTARA

Hak milik atas tanah dapat sebagai lembaga hukum, dapat pula sebagai hubungan hukum konkrit. Ketentuan-ketentuan hukum tanah yang mengatur hak-hak atas tanah sebagai lembaga hukum adalah sebagai berikut :

  1. Memberi nama pada hak penguasaan yang bersangkutan, misalnya hak milik, hak guna bangunan, hak guna usaha, hak pakai.
  2. Menetapkan isinya, yaitu mengatur apa saja yang boleh, wajib dan dilarang untuk diperbuat oleh pemegang haknya serta jangka waktu penguasaannya.
  3. Mengatur hal-hal mengenai subyeknya, siapa yang boleh jadi pemegang haknya dan syarat-syarat bagi penguasaannya.
  4. Mengatur hal-hal mengenai tanahnya.

(more…)

HAK HUKUM

Penggugat merupakan pihak yang merasa bahwa haknya dilanggar, sehingga kemudian menarik pihak yang dianggap melanggar haknya itu sebagai tergugat dalam suatu perkara ke hadapan hakim. Berdasarkan pengertian tersebut dapat ditafsirkan bahwa suatu gugatan muncul bertolak dari adanya hak.

Dalam suatu proses yudisial tidak jarang ditemukan problematik mengenai dapat atau tidaknya suatu hak digunakan sebagai dasar dalam mengajukan gugatan. Kondisi tersebut diakibatkan karena adanya kekaburan dan ketidakpastian mengenai hak yang ingin digunakan sebagai dasar untuk mengajukan gugatan.  (more…)