MEMAHAMI HAK ATAS TANAH (3) : KONSEP, BENTUK, DAN PROSES PERALIHANNYA

Suatu hak atas tanah dapat mengalami peralihan kepemilikan. Peralihan hak atas tanah tersebut memiliki 2 (dua) konsep dan bentuk, yaitu :

  1. Hak atas tanah dapat “beralih”, yaitu berpindahnya hak atas tanah tertentu secara hukum (ada peristiwa hukum) dari pemilik lama kepada pihak lain yang memenuhi syarat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bentuk dari peralihan hak atas tanah ini salah satunya apabila terjadi kematian. Misalnya pemegang hak milik atas tanah meninggal maka hak miliknya secara hukum berpindah kepada ahli warisnya, asalkan ahli waris tersebut memenuhi syarat sebagai subjek hak milik.
  1. Hak atas tanah dapat “dialihkan”, yaitu berpindahnya hak atas tanah tertentu yang dilakukan dengan sengaja oleh pemilik lama kepada pihak lain yang memenuhi syarat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bentuk peralihan hak atas tanah ini terbatas pada yang sudah ditetapkan, yaitu jual beli, tukar menukar, hibah, penyertaan modal dalam perusahaan, ruilslag (tukar bangun/tukar guling).

 

Proses peralihan hak atas tanah secara singkat dapat digambarkan dalam skema berikut ini :

peralihan hat

download

Download UU No. 5 Tahun 1960 ttg Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s